Astaghfirullahal Adzim''Anak Dianiaya,Ayah Minta Dukungan Medsos Untuk Menuntut Babysitter




Siapa yg tidak kesal apabila anak bayi yang paling disayangi diperlakukan tidak baik oleh babysitter yang jadi disadari membuat perlindungan anak? Tentang ini juga yang dihadapi oleh keluarga Joshua Marbury saat tahu anaknya lebam-lebam karena tingkah pengasuh yang ia bayar.

Dua bln. lalu, Jacob, anaknya yang masih tetap berusia satu tahun terdengar berteriak keras dalam kamar saat ia dan istrinya, Alicia Quinney, pulang dari satu acara. Pengasuh yang bertanggungjawab membuat perlindungan Jacob saat itu kenyataannya tengah tidur di sofa. Besok harinya, Jacob terlihat lebam-lebam di sekujur tubuh.

Ia dan istrinya juga membawa Jacob ke rumah sakit. Dokter menyimak luka-lukanya dan seorang pekerja sosial mengambil foto lebam-lebam itu. Sebagian dokter bahkan perlihatkan bila ini yakni kekerasan karena ada handprint. Sebagai ayah ia juga tak tinggal diam.

Ia membawa permasalahan ini ke pengadilan, namun jaksa jadi menolak laporannya. Ia berkata bila ia membawa dan saksikan bukti itu, namun pihak jaksa mengemukakan hal sejenis ini tak kuat menjadikan permasalahan. Tak tahan dengan sikap ini, Joshua juga mengambil gambar anaknya dan mem-posting ke media social dan menceritakan apa yang berjalan pada anaknya.

Ia sedang memohon dukungan bila ia miliki maksud menuntut babysitter yang sudah menyebabkan anaknya lebam-lebam seperti itu. Ia menyampaikan dalam caption foto di Facebook itu bila meskipun ia biasanya membuat perlindungan persoalan keluarganya lewat cara pribadi, namun ini berbeda, karena hal semacam ini bisa menimpa siapa saja dan perlakuan ini bisa membunuh anaknya.

Susahnya tuntutan untuk permasalahan kekerasan pada anak ini berkaitan dengan hukum di tempat tinggal Joshua (Oregon) sendiri karena hukum di Oregon tidak sekian jelas mengenai kekerasan pada anak. Apabila tak ada saksi mata selekasnya, luka fisik yang serius dan korban begitu muda untuk jadi saksi atau tidak bisa menjelaskan (lewat cara lisan) seperti apa kejadiannya, permasalahan ini disangka kurang kuat sebagai permasalahan.

Dalam penuturannya, Joshua membuka bagaimana anehnya hukum itu. � Orang mati memang tak akan bisa mengemukakan siapa yang membunuh mereka, tetapi apakah penilaian yang sama juga berlaku untuk bayi hanya karena mereka tidak bisa bicara? Ini sungguh tak masuk akal. �

Semoga narasi ini bisa jadi pelajari sebagian orang untuk lebih siaga tentukan pengasuh anak dan tidak mudah yakini seseorang. Karena bagaimana juga kekerasan pada anak tidak bisa dibenarkan.

Elzy. com

from PUSAT BERITA TERUPDATE http://ift.tt/28ZJQR5

0 Response to "Astaghfirullahal Adzim''Anak Dianiaya,Ayah Minta Dukungan Medsos Untuk Menuntut Babysitter"

Post a Comment